Semua: 59
Ahmad Ihsan Jundullah
“Berjuanglah karena ketika engkau lelah disana, maka ketahuilah rasa lelah itu mudahlah hilang, Namun dampak dari perjuangan itu akan kekal ABADI.”
Ahmad Rihan Septian
“Ingin memperbaiki dan menambah hafalan Al Qur'an, menambah wawasan dan pengalaman, dan ingin menjadi pribadi yang lebih baik supaya dapat bermanfaat bagi umat. “Jangan terlalu berfikir untuk SEMPURNA. Tapi berfikirlah untuk BERGUNA.”
Arga Dinata
“Saya bertekad memperbaiki hafalan, menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh, dan menjadi pribadi yang lebih baik. Saya ingin membahagiakan keluarga, berbakti kepada orang tua, serta menghadiahkan mahkota cahaya untuk mereka di surga. Semoga dengan usaha ini, saya dapat mewujudkan mimpi dan meraih keberkahan hidup.”
Fajar Pranata
“Ingin membanggakan kedua orang tua”
Fathir Irham Jaelani
“Al-quran adalah kunci dari segala ilmu-ilmu”
Fikri Fathul Barak
““Jadikanlah al-qur’an ini sebagai saksi, dan lisan ini menjadi bukti atas perjuangan kita untuk mencari ridha ilahi.”
Fino Bahari Samosir
“Untuk mendapatkan kemuliaan dan keutamaan yang dijanjikan oleh allah dan rasulnya.”
Habib Yusuf Setiawan
“Ingin Mutqin 30 Juz & Membanggakan Orang Tua serta semoga dapat menghadiahkan Mahkota kepada orangtua di Surga kelak”
Hanafi Abdul Karim Al-Farisi
““Jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain”.”
Khinan Muhammad Salmachi
““Tidak ada yang abadi di dunia ini, termasuk masalah kita”.”
M.Asadil Taqiya
“Ingin meraih ridha allah dan orang tua. Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik baik manusia ialah yang belajar al-qur’an dan mengajarkannya.” jadi sya ingin menjadi sebaik baiknya manusia terlebih lagi orang yag menghafal al-qur’an akan menjadi orang yang mulia.”
Muhamad Alif Irsyad
“Ingin memperbaiki bacaan Al Qur'an, selain fokus ke hafalan Ingin belajar tahsinnya juga, Karena hafalan yang sudah dihafal kualitasnya masih belum baik.”
Muhamad Bagja Subakti
““Jangan menyerah terussemangat dan istiqomah, kejar cita cita kita, banggakan kedua orangtua sampai kita bisa memberikan mahkota kebanggan di akhirat kelak”.”
Muhamad Irwan
“Maka Hafalkanlah al-qur’an, tapi jangan pernah kalian meninggalkan muraja’ah.”
Muhammad Alfarizi Soegandhi
“Al-qur’an adalah sebaik baik teman duduk, membacanya tidak bosan, semakin bertambah tilawahnya semakin indah suasananya”
Muhammad Arkan Fillah
““Awali aktifitasmu dengan membaca bismillah, in syaa allah semua aktifitasmu menjadi berkah dan diridhai allah SWT”.”
Muhammad Bintang Samudra
““Merantaulah untuk menuntut ilmu, maka engkau akan merasakan nikmatnya menuntut ilmu”. “Datang sebagai pemula, pulang sebagai legenda”.”
Muhammad Bramantyo Hadining S
“semangatlah dalam menimba ilmu setinggi gunung kerinci yang tinggi menjulang.”
Muhammad Daffa Atsany
“Ingat tujuanmu menghafal al-qur’an itu bukan cuma mengejar 30 juz tapi juga untuk menggapai ridha allah SWT.”
Muhammad Faisal Imamuddin
“Saya menghafal al-qur’an karena ingin membanggakan kedua orang tua dan untuk menghilangkan kebodohan dalam diri saya.”
Muhammad Fayyadh Alfahmi
““Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim, maka menuntut ilmulah kapanpun dan dimanapun kamu berada, sekalipun itu jauh dari orang tua”.”
Muhammad Mulki Alfaruq
“Jangan sampai masalah yang kamu hadapi menjadikan kamu lemah dalam meneruskan kehidupan. “Simpanlah masalalu bagai buku, bukalah buku itu disaat kau perlu”.”
Muhammad Rasya Raditya
“Ingin mengangkat drajat kedua orang tua di dunia dan diakhirat dan yang lebih utama ingin memberikan mahkota kemuliaan di akhirat kelak.”
Naufal Wijaya
““Jika kita ingin mengenal dunia bacalah buku & jika kita ingin dikenal dunia buatlah buku”. Tapi ingat dunia ini hanya sementara, sedangkan akhirat kekal selamanya”
Nawwaf Fathy Ramadhan
“Mencari Ma'had yg khusus di tahfidz dg biaya terjangkau, fasilitas mendukung ananda utk menghafal. Ada thibbun Nabawi-nya juga ternyata. Dan ananda mendapat pelajaran lain juga”
Quthb Abdussalam
“ingin membahagiakan orang tua, memjadi anak yang berbakti, lebih taat lagi kepada mereka, dan ingin memuraja’ah lagi hafalan yang sudah di hafalkan sebelumnya.”
Raka Satria Ananda
“Bismillah, saya bertekad mengikuti nasihat orang tua untuk menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi anak yang sholeh, kembali kepada Sunnah, dan senantiasa mengharap ridho Allah”
Rava Muhamad Rizki Albahri
“Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik baik manusia ialah yang belajar al-qur’an dan mengajarkannya.” Agarbisa mendapatkan syafaat pada hari kiamat dan bisa memberikan mahkota kepada kedua orang tua”
Rusli Siwasiwan
“Ingin mencari Ridho Allah dnegan menghafal Alquran dan mengharapkan balasan dari-Nya, Mencari Ilmu sebanyak-banyaknya untuk menjadi modal saya menjadi pengajar Al Quran, serta membahagiakan kedua orang tua saya di Dunia & di Akhirat.”
Aisyah Khonsa Syifaur'Rohmah
“Menyibukkan hidup di dunia dengan Al-Qur’an agar bisa memberi kemuliaan di akhirat kelak untuk orang tua.”
Andi. Alifah Fadillah Ramadani
“Menghadiahkan mahkota untuk orang tua dan mendakwahkan Al-Qur’an dengan menjadi da’i atau psikolog.”
Asma Khoirotun Hisan
“Ukuran kesuksesan bukan dari kekayaan tapi dari kebermanfaatan dan keberkahan. Ana ingin meraih kesuksesan itu dengan Al-Qur’an.”
Azizah Malikha Adwa
“Sesurga dengan orang tua, di Firdaus al-A’la.”
Fadya Munirostus Sakinah
“Ingin menghafalkan Al-Qur’an dengan kamil agar bisa memberikan mahkota untuk kedua orang tua ”
Fathia Zahra Envi
“Al-Qur’an adalah sumber kekuatan agar tidak lelah menebar kebaikan yang semoga menjadi jariyyah bagi orang tua.”
Frisca Mutiarta Ananda
“Menjadi kebanggaan untuk orang tua dan meraih kesuksesan dengan menjadi dokter.”
Khaerunnisa
“Fastabiqul khairat dalam menghafal dan mengajarkan Al-Qur’an untuk mendapatkan banyak jariyyah.”
Nadia Nursahida
“Mengikuti jejak kakak untuk jadi kebanggaan orang tua dan menggapai ridho Allah.”
Raina Hasna Faqihatunnisa
“Ingin menjadi penghafal, pengamal, dan pendakwah Al-Qur'an yang amanah dan menjadi anak yang taat kepada Allah, Rasulnya dan berbakti kepada kedua orang tua.”
Raisya Amalia Rahmawati
“Tidak ingin hanya hafal, Al-Qur’an adalah kalam Allah yang harus dipahami dan direnungkan agar lebih membekas dan bisa diamalkan dengan lebih baik.”
Shofiya Qonita Husna
“Setiap huruf yang dibaca menjadi kebahagiaan bagi orang tua.”
Siti Nurhasanah
“Menjadi bagian dari ahlul Qur’an dan mendirikan pondok untuk membantu banyak orang merasakan nikmatnya bersama Al-Qur’an.”
Zhafira Alya Khaerunnisa
“Menghafalkan Al-Qur’an adalah wasiat almarhumah ummi yang ana jalani sepenuh hati demi perjuampaan di akhirat nanti.”
Aghni Nur Azizah
“Ingin memberikan hadiah terbaik untuk orang tua yang tidak menginginkan kemewahan dunia tapi semoga mendapat kemuliaan di akhirat dengan hafalan Qur’an anaknya ini.”
Aghnia Shafira Islamia
“Menghafal Al-Qur’an adalah sebaik-baik kesibukan di hidup yang terlalu singkat untuk hal-hal yang sia-sia. Juga agar tidak bingung mana yang salah mana yang benar di zaman yang semakin abu-abu ini.”
Aqila Dzakiyyah
“Menghafal Al-Qur’an adalah jalan terbaik untuk mengumpulkan bekal menuju akhirat ”
Athifah Azka Murtahilah
“Mendapatkan petunjuk ke surga dan membawa kedua orang tua memasukinya.”
Elicia Anabel Damara Putri
“Menjadi kebanggan dan membahagiakan kedua orang tua.”
Ghiza Tsania Hadida
“Ana punya cita-cita mendirikan yayasan tahfidz untuk membantu anak-anak yatim dan anak jalanan.”
Halimatu Saidiah
“Mencari ridho allah, memperdalam al-Qur’an agar hafalan tidak hanya di lisan.”
Hasna Alifa Humaira
“Memperjuangkan mahkota kemuliaan untuk kedua orang tua, mendapat syafaat, dan memperbaiki diri.”
Hernida Aulia
“Ingin semakin akrab dengan Al-Qur’an agar tersingkap rahasia-rahasianya.”
Jane Nur Laela
“Menjadi washilah orang tua masuk surga dan semakin dekat dengan Allah.”
Kamilah Ghaniyah
“Ingin menjadi sebaik-baik manusia yang Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam sebutkan dalam haditsnya.”
Nailah Thufaila Azzahra
“Ingin menjadi bagian dari Keluarga Allah dan menjadi syafaat bagi keluarga.”
Nida Syabiatul Azmi
“ingin membuat orang tua bangga dan mendakwahkan Al-Qur’an dengan menjadi motivator.”
Rachiela Ameera Rahma
“Menghafal Qur’an adalah pondasi yang memudahkan kita mempelajari ilmu-ilmu lainnya.”
Selviana Agustin
“Dengan Al-Qur’an di hati, dunia akan ada di genggaman.”
Syahla Nur Fauziyyah
“Menjadikan Al-Qur’an sebagai pengarah agar tetap berada di jalan yang lurus.”
Terakhir diperbarui: 7/12/2025, 17.25.24 WIB